Kesejahteraan Rakyat, Antara Cita dan Realitas

Friday, June 8, 2012

Cara Memotong Kuku Menurut Sunnah Rasul

Penelitian - penelitian kedokteran mengungkapkan kepada kita bahwa kuku yang panjang dapat mengundang penyakit, karena jutaan kuman akan bersarang di bawahnya.
Penemuan ini menjelaskan kepada manusia sebagian hikmah di balik hadits Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, yaitu hadits tentang sunnah-sunnah fithrah yang diwasiatkan oleh Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam kepada manusia.
Daripada Abu Hurairah Radiyallahuanhu, daripada Rasulullah Sollallahualaihiwasallam, Baginda bersabda "Fitrah itu lima: Berkhatan, mencukur bulu ari-ari, memotong misai, memotong kuku dan mencabut bulu ketiak." (Riwayat Muslim)
Saidatina Aisyah:
Sepuluh perkara dikira sebagai fitrah yaitu memotong misai, memelihara janggut, bersugi, memasukkan air ke hidung, memotong kuku, membasuh sendi-sendi, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu ari-ari, bersuci dengan air (beristinja), berkata Zakaria: Aku lupa yang ke-10 kecuali berkumur. (Riwayat Muslim).
Anas bin Malik:
Sudah ditentukan waktu kepada kami memotong misai, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu ari-ari agar kami tidak membiarkannya lebih daripada 40 malam. (Riwayat Muslim).
Menurut Imam Shafie:
Sunat memotong kuku sebelum mengerjakan solat Jumaat sepertimana disunatkan mandi, bersugi, berharuman, berpakaian kemas sebelum ke masjid.
Rasulullah Sollallahualaihiwasallam. bersabda:
Sesiapa yang mandi pada hari Jumaat, bersugi, berwangian jika memilikinya dan memakai pakaian yang terbaik, kemudian keluar rumah hingga sampai ke masjid, dia tidak melangkahi orang yang sudah bersaf, kemudian mengerjakan sembahyang apa saja (sembahyang sunat), dia diam ketika imam keluar (berkhutbah) dan tidak berkata-kata hingga selesai mengerjakan sembahyang, maka jadilah penebus dosa antara Jumaat itu dan Jumaat sebelumnya. (Riwayat Ahmad).
Berkata Abu Hurairah R.A.:
Nabi Muhammad Sollallahualaihiwasallam. memotong kuku dan menggunting misai pada hari Jumaat sebelum baginda keluar untuk bersembahyang. (Riwayat al-Bazzar dan al-Tabrani).
Hari yang baik buat potong kuku itu hari Senin, Kamis, dan Jum'at. Kenapa?? Walaupun ga ada hadis tentang itu namun hari hari yang sering digunakan untuk ibadah sunnah adalah hari-hari itu.
Nah menurut sabda Rasulullah begini, kalo kita motong kuku di masing-masing hari yaitu :
  • hari ahad: niscaya keluar kekayaan dan masuknya kemiskinan
  • hari senin: niscaya akan keluarnya gila dan masuknya sehat
  • hari selasa; niscaya keluar daripadanya sehat dan masuknya penyakit
  • hari rabu: niscaya keluar kekayaan dan masuknya kemiskinan
  • hari kamis: niscaya keluar daripadanya gila dan masuknya sembuh dari penyakit
  • hari jumat: niscaya keluar dosa-dosanya seperti pada hari dilahirkan oleh ibunya dan masuknya rahmat dari Allah SWT
  • hari sabtu: niscaya akan keluar obat dan masuknya penyakit

Dan adapun tata cara/urutan memotong kukunya:
Tangan
1. Mulai dari Jari Telunjuk tangan kanan.
2. Jari Tengah tangan kanan
3. Jari Manis tangan kanan
4. Jari Kelingking tangan kanan (Tinggalkan Ibu Jari tangan kanan)
5. Jari Kelingking tangan kiri
6. Jari Manis tangan kiri
7. Jari Tengah tangan kiri
8. Jari Telunjuk tangan kiri
9. Ibu Jari tangan kiri
10. Ibu Jari tangan kanan
Kaki
Mulai dari kanan, lanjut sebelah kiri yaitu kelingking kiri. Mulai dari Kelingking Kanan dan bergerak ke jari-jari lain di sebelah kiri jari kelingking kanan .

Cara Memotong Kuku Menurut Sunnah Rasul Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Imam Mukti

0 komentar:

Post a Comment